Fakta-Fakta Zacky Eks Kapten Band yang Terjerat Kasus Narkotika di Bandung
Dunia selingan kembali dikejuti dengan penangkapan musikus yang terlilit masalah narkotika. Kesempatan ini yang terlilit masalah itu adalah Ahmad Zacky yang disebut bekas penyanyi band Kapten.
Kepala Unit Reserse Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Ricky Hendarsyah menjelaskan, faksinya tangkap Zacky sebab konsumsi narkoba tipe sabu. Zacky bersama partnernya Supriyatno diamankan di rumah tinggalnya di teritori Sadang Serang, Kota Bandung pada Rabu (13/1/2021) kemarin.
"Berdasar warga kerap berlangsung transaksi bisnis narkoba. Dari info itu, selanjutnya anggota lakukan penyidikan dan sukses amankan AZ (Zacky) dan SP," papar Ricky di basis Satresnarkoba Polrestabes Bandung, Jumat (15/1/2021).
Situs Slot Online Terpercaya Kecuali tangkap Zacky, polisi lakukan pemeriksaan di rumah tinggalnya. Petugas lalu mendapati tanda bukti berbentuk clip bening berisi kristal warna putih diperhitungkan sabu dan alat hirup.
"Diketemukan satu buntel plastik clip berisi kristal warna putih diperhitungkan narkotika tipe sabu seberat 0,29 gr. Selanjutnya hasil pengecekan urine AZ dan SP, ke-2 nya positif memiliki kandungan methamphetamine atau sabu," papar Ricky.
Rizky menjelaskan, Zaky memperoleh sabu itu dengan beli dari seorang berinisial MG yang sekarang ini masih buron. Zacky beli sabu dengan harga Rp250 ribu dengan mentransfer lewat partnernya Supriyatno.
Berdasar hasil pengecekan dijumpai zabu hasil transaksi bisnis itu ditempel oleh pengedar di salah satunya tempat di teritori Dago. Rekanan Zacky selanjutnya ambil sabu-sabu yang telah diselinapkan oleh pengedar.
"Sesudah sabu terbawa, seterusnya sabu itu dimakan berdua di kamar kost punya AZ," katanya. AZ dan SP dijaring dengan Pasal 112 Ayat 1 UURI Nomor 35 Tahun 2009, dan Pasal 127 Ayat 1 UURI Nomor 25 tahun 2009 mengenai Narkotika dengan teror optimal hukuman 12 tahun penjara dan dengan terbanyak Rp8 miliar.
Penyanyi band Kapten Ahmad Zacky akui terjun kembali ke dunia narkotika sebab kekosongan rutinitas di periode wabah Covid-19. Dia pernah memakai narkotika pada 2015 selanjutnya stop di tahun 2018 untuk jalani pemulihan.
"Lalu pada awal tahun 2020 saya tercemplung kembali memakai sebab aktivitas saya berhenti sepanjang wabah. Jadi saya pada akhirnya terperosok kembali ke situ," kata Zacky.
Zacky akui terperosok kembali konsumsi sabu sebab tidak ada aktivitas. Sepinya aktivitas manggung sepanjang wabah Covid-19 dipandang jadi pemicu.
"Sesungguhnya isi kekosongan, tidak ada aktivitas sebab wabah ini. Jika aktivitas saya di musik saya malah tidak memakai sebab lingkungan saya tidak ada yang gunakan. Malah saya lepas dari aktivitas musikus, saya tuch terkena lingkungan lain," katanya.
